Selasa, 13 Januari 2009

Ubuntu 9.04 Jaunty Jackelope Sudah Mendukung EXT4



Berita terbaru dari Phoronix.com, versi terbaru Ubuntu yang akan dirilis pada April 2009 mendatang sudah mendukung Sistem File EXT4. Apa perbedaan Sistem File EXT4 dengan pendahulunya (EXT3)? Berikut kutipan dari Phoronix.com:
One of the major differences between EXT4 and EXT3 (and EXT2 for that matter) is the introduction of Extents. The Extents feature replaces block mapping, which is designed to improve performance with the creation of larger files, and will reduce fragmentation on the hard disk. Extents are similarly used within Reiser4, XFS, and Apple's HFS+. Some of the other features for EXT4 include delayed allocation, persistent pre-allocation, and journal check summing. The EXT4 file-system supports partition sizes up to 1 Exabyte and up to 640,000 sub-directories per directory.
Tertarik mencoba? Anda dapat mencoba dengan menginstall Ubuntu 9.04 yang saat ini masih dalam tahap rilis Alpha 3 atau kalau mau sabar nunggu rilis resmi pada bulan April mendatang.

Dunia open source memang terkenal dengan dunia yang sangat dinamis, gudangnya orang-orang yang rela dan ikhlas berbagi ilmu dan pengetahuan. So, tunggu apalagi? Stop pembajakan dan segera beralihlah ke aplikasi yang legal!

Salam Open Source

Selasa, 16 Desember 2008

Market Share Sistem Operasi di Dunia

Download file ini, dan Anda akan tahu market share dari masing-masing sistem operasi yang ada di dunia, mulai dari Microsoft, Mac, dan Linux dari berbagai varian dan distro. Grafik yang ditampilkan tersebut diambil dari HitsLink, menggunakan data November 2008. Khusus untuk Linux, market share dipecah berdasar masing-masing distro (data diambil dari Distrowatch popularity ranking).

Tujuan dari ilustrasi ini sebenarnya adalah kritik kepada kelompok linuxer, bahwa memiliki lebih dari 300 distro bukanlah sebuah strategi marketing yang baik. Bagaimana menurut Anda? Perlukah distribusi linux "disatukan"? Atau kita biarkan saja mengalir apa adanya, karena memang selera masing-masing orang berbeda-beda? Everyone of us is unique!

Jumat, 12 Desember 2008

Cara Install Printer Canon Pixma iP1000 di Ubuntu Linux

Sering sekali saya mendapat pertanyaan tentang cara setting printer Canon Pixma IP1000 di Linux, khususnya Ubuntu. Nah, bagi yang masih bingung, ini ada sedikit referensi siapa tau membantu :)
Di ruangan ada printer Pixma 1000 dan Canon BJC 2100. Selama ini kalo
mo nge-print, maka printer yg BJC 2100 dipindah colokannya ke komp saya
langsung. Ga bisa network printing. Kalo yg Pixma malah sama sekali ga
bisa dipake.

Kemaren ga sengaja nemu blog Chox.
Blog anak Binus (kalo ga salah). Di sana ada tulisan soal setting
printer iP1700. Nah, caranya bisa juga dipake untuk iP1000. Kalo beliau
pake bahasa inggris, saya pake bahasa indonesia aja nulis pengalaman
saya. Buat catatan saya di kemudian hari.

Caranya :
1. $ sudo gedit /etc/apt/sources.list
Tambahin ini di sources.list
deb http://mambo.kuhp.kyoto-u.ac.jp/~takushi/ubuntu ./
deb-src http://mambo.kuhp.kyoto-u.ac.jp/~takushi/ubuntu ./
Save, keluar

2. $sudo apt-get update

3. $sudo apt-get install libcnbj-2.6 bjfilter-2.6 pstocanonbj

4. Bisa pake browser, ketik addressnya URL: http://localhost:631
Pengalaman
saya, emang printer kita langsung kedetek (jangan lupa nyalain
printernya), tapi pas mo add, ditanya user dan password CUPS. Dicoba
pake user dan password yg biasa dipake sudo tetep ga bisa. Katanya
konfigurasi lewat web emang ditutup secara default, musti edit file
tertentu. Karena lagi males edit-edit, gw langsung add printer di
System > Administration > Printing


5. New Printer. Pilih
local kalo emang local, tapi berhubung printer saya ada di komputer
lain, saya pilih network printer (Windows Printer SMB). Host isi dengan
nama komputer, mis jk2_boa. Nama printer isi nama sharing printernya
mis: canon. User ya isi aja user lokal kita, password isi dengan
password sharing printernya. Oya, kemungkinan muncul dialog box yg
nanya user dan password ke stiap komputer yg ada di jaringan kita,
cancel wae. Next


6. Pilih manufactur dan tipe printer kita. Next, kasih nama. Selesai. Test print.

Cipp!

-Blass-
NB: Tutorial ini sengaja saya comot langsung dari blog sumber, karena blog tersebut sudah discontinued alias secara resmi ditutup, daripada dokumentasi berharga ini hilang lebih baik infonya saya copy ke sini.

Sabtu, 23 Agustus 2008

Popularitas Linux di Dunia

Sebagai salah satu pengagum OS Linux, wajar jika saya terkadang terlalu melebih-lebihkan keunggulan sistem operasi ini. Pagi ini, tak sengaja saya menemukan artikel menarik tentang seberapa populer kah Linux di dunia? berikut ini linknya, Linux Popularity across the globe. Penulis dari artikel tersebut menggunakan data dari Google Search, lebih spesifik lagi Google Insight Search.

Hebatnya data sudah di-convert menjadi peta, jadi lebih memudahkan untuk dibaca. Berikut salah satu contohnya:

Negara di dunia yang paling banyak menggunakan Ubuntu:
  1. Italy
  2. CUba
  3. Indonesia
  4. Norway
  5. Republik Ceko



Negara yang paling banyak menggunakan OpenSuse:
  1. Rusia
  2. Republik Ceko
  3. Moldova
  4. Jerman
  5. Indonesia


Dan seterusnya, artikel lengkap bisa Anda baca sendiri di sumber yang sudah saya sebutkan di atas.

Semoga artikel ini menjadi landasan kuat dan obyektif, mengapa sistem operasi Linux semakin hari semakin populer dan mengapa pengguna Linux terkesan loyal dan terkadang suka bercerita tentang kehebatan Linux.

Minggu, 03 Agustus 2008

Nonton Video Youtube Menggunakan Totem Media Player

Sekedar tips singkat bagi para penggila Youtube. Biasanya kalau mau nonton video di Youtube kita harus jelajah ke situs Youtube dulu kan? Nah, menggunakan Totem Media Player terbaru, kita dapat menonton video Youtube langsung dari Totem. Caranya, buka Totem Media Player - Edit - Plugins, centang di Youtube Browser. Kemudian buka sidebar dan di menu drop-down pilih Youtube. Ketikkan kata kunci video yang ingin Anda tonton, misal bmw, berikut screenshot-nya:



Sayang sekali fitur save nya belum di-aktifkan, padahal penting sekali ini, terutama bagi yang gemar koleksi video, hehehe. Tapi di situs Totem project, fitur saving ini sudah mulai digarap kelihatannya, kita tunggu saja.

OS: Ubuntu Hardy Heron 8.04
Totem: 2.22.1

Jumat, 01 Agustus 2008

Mengubah Tampilan Ubuntu Hardy Heron Menjadi Mac OSX Leopard

Mau merubah tampilan Ubuntu Anda menjadi seperti Mac OSX? Mac4Lin lah jawabannya. Anda dapat men download Mac4Lin di sini, lengkap beserta tutorialnya (File PDF). Jika ingin tambahan referensi, link berikut ini cukup bagus:
Berikut ini skrinsut punya saya (pamer dikit gapapa kan heheheh)



Catatan:
  • Sayang sekali Firefox belum bisa di-kustom penuh seperti layaknya di Mac karena addons yang disertakan belum mendukung Mozilla Firefox versi 3.0 atau 3.0.1
  • Update #1, Firefox MacOSX Theme udah bisa di-download disini - register dulu kalau belum punya akun disana.
  • Update #2, perlu diketahui bahwa saya tidak menggunakan icon bawaan dari Mac4Lin karena ikon tersebut tidak berjalan baik di sistem saya. Setelah nyari-nyari akhirnya menemukan ini, MacUltimate Leopard. Finally...

Kamis, 01 Mei 2008

Majalah Ubuntu "Full Circle" Genap Berusia 1 Tahun


Inilah salah satu kelebihan Ubuntu dibandingkan distribusi Linux yang lain. Komunitas Ubuntu melalui Full Circle Magazines secara rutin tiap bulan mengeluarkan majalah dalam bentuk e-book yang dapat Anda download secara cuma-cuma.

Tepat bulan April ini, Majalah Full Circle genap berusia 1 tahun. Banyak sekali yang sudah dibahas dalam ebook ini, tentunya berkaitan dengan Ubuntu, Linux dan dunia Open Source secara umum. Bagi Anda yang baru mengetahui informasi ini, jangan khawatir Anda tetap dapat download majalah Full Circle seri terdahulu di sini.

Rabu, 30 April 2008

Upgrade Ubuntu Hardy Heron 8.04 Selesai

Akhirnya selesai juga proses upgrade dari Feisty Fawn ke Hardy Heron. Secara keseluruhan, hampir tidak ada masalah dengan proses upgrade, kecuali ketika download dari mirror Indonesia, sempat ada paket yang rusak. Namun dapat diatasi dengan mengganti Software Source (Repositories) ke US Server, meski agak lambat namun paketnya utuh.

Dari sisi tampilan standar, hampir tidak ada perbedaan mencolok antara Hardy Heron dengan pendahulu-pendahulunya. Hardware yang saya gunakan juga bisa terdeteksi semua dengan baik, bahkan saya merasa kualitas sound + grafis dari Hardy Heron jauh lebih bagus dibanding Feisty (Ini cuma perasaan saya aja, belum sempat mencari referensi resmi soal ini).

Firefox sudah menggunakan versi terakhir, yakni Firefox 3 beta 5 yang memang terasa lebih cepat dan lebih ringan dibanding keluarga Firefox 2.x. Open Office sudah menggunakan versi 2.4. dan masih banyak lagi aplikasi baru yang belum sempat saya coba semuanya. Bagaimana? Tertarik mencoba?

Note:
Rencananya mau kasih skrinsut Ubuntu Hardy Heron 8.04 hasil instalasi saya, namun berhubung upload image beberapa kali gagal terus, kemungkinan skrinsut akan saya sajikan dalam artikel tersendiri.

Search this Site

Google