Tampilkan postingan dengan label Tutorial Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Linux. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2008

Menjalankan Ubuntu 7.10 di Windows

Jika selama ini kita sering menjumpai Linux disandingkan dengan sistem operasi lain dalam bentuk dual booting. Kali ini Toko Linux akan memberikan tutorial bagaimana menjalankan Linux (Ubuntu 7.10 tapi tidak menutup kemungkinan menggunakan distro lain) langsung dari Windows. Apa maksud langsung disini? Artinya Windows sudah jalan seperti biasa, kemudian kita menjalankan Ubuntu di dalam Windows tersebut tanpa harus restart Windows-nya. Bisakah? Bisa!

Rahasianya ada pada software emulator. Dengan menggunakan software ini, kita dapat mengemulasi sistem operasi apa pun (termasuk windows juga). Ada banyak sekali software emulator yang dapat kita gunakan, yang paling terkenal (dan tercepat) tentunya adalah vmware, namun dalam tutorial kali ini kita gunakan Qemu.

Yang harus Anda siapkan:

  1. Portable Harddrive (USB Flash) dengan space kosong minimal 1GB atau 2GB lebih baik
  2. Komputer dengan sistem operasi Windows
  3. ISO Ubuntu 7.10
  4. QPU710.exe

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Buat Folder QPU710 di USB Flashdisk atau di Desktop Windows Anda
  2. Download QPU710.exe dan jalankan, extract isinya ke dalam folder/direktori QPU710 yang sudah Anda buat tadi
  3. Siapkan ISO Ubuntu 7.10, kalau belum punya bisa download atau beli di Toko Linux Online Yogyakarta :) pindahkan ISO tersebut ke folder atau direktori QPU710
  4. Klik file QPU710.bat untuk menjalankan Ubuntu
  5. Ketika boot menu muncul, dengan cepat tekan tombol F6 untuk memilih pilihan custom boot menu, tambahkan kata persistent di akhir string
  6. Biarkan proses booting selesai dan tadaaaa Anda sudah berhasil menjalankan Ubuntu di Windows

Daftar Perintah Qemu untuk memudahkan pengoperasian:

Click within the Qemu Window to use the Ubuntu desktop
Press Ctrl+Alt to switch to and from the Host desktop
Press Ctrl+Alt+F to toggle full screen on or off
Press Ctrl+Alt+2 to switch to the Qemu Monitor (and type help for command list)
Press Ctrl+Alt+1 to switch from Qemu Monitor back to Linux


Source: PendriveLinux

Sabtu, 15 September 2007

Cara Mudah dan Cepat Belajar Linux

Tunggu Apa LaGi..???? Langsung saja ke TKP ...

tip menguasai Linux secara cepat dan mudah

Makasih Mas Zaenal Arifin atas tips nya...

Jumat, 14 September 2007

YM-an di Linux


Tak dipungkiri lagi, Yahoo Messenger masih menjadi pilihan sebagian besar dari kita ketika akan ber instant messaging ria. Sekali lagi nama besar Yahoo sebagai search engine mungkin secara tidak langsung menjadi penyebab larisnya aplikasi ini. Bagaimana dengan MSN? Terus terang kalau penulis sendiri sebenarnya punya account di MSN namun "buddy" di MSN cuma satu (orang bule pula).

Tidak heran jika kemudian banyak muncul pertanyaan seperti judul artikel ini, "Bagaimana kalau mau Yahoo Messenger an di Linux? Apakah bisa di-install?". Apalagi kalau pertanyaan ini muncul dari pengusaha warung internet (warnet), karena notabene memang YM masih menjadi salah satu "ladang uang" bagi industri warnet di tanah air. Hilang fasilitas YM, hilang pula kesempatan untuk menggaet konsumen, dan berarti hilang pula kesempatan mendapat untung lebih.

Linux sebenarnya sudah "melahirkan" satu aplikasi canggih yang tidak hanya bisa digunakan untuk satu protokol (YM) saja melainkan bisa untuk multi-protocol. Jadi kita bisa chat dengan teman di account Yahoo Messenger, sekaligus chat dengan teman di MSN, IRC, Jabber, dan lain sebagainya, hal yang tidak mungkin dilakukan oleh aplikasi YM. Hal ini juga yang penulis lakukan sampai sekarang, No YM anymore...

Aplikasi tersebut bernama Pidgin, dulu bernama Gaim. Memang secara tampilan, cukup bikin kaget terutama bagi pemula. Prosedur ketika login, add buddy, dan lain sebagainya memang dirancang "beda". biar tidak terkesan saingan YM mungkin? Memang YM tidak ada apa-apanya dibanding Pidgin. Fitur Multi Protocol membuat pengguna nyaman, bisa chat dengan banyak teman dari berbagai account tanpa harus pindah-pindah aplikasi.

Oh iya, aplikasi Pidgin tersedia juga versi WIndows nya.... Mau Nyoba? Harusssss.....

Artikel Terkait:
Yahoo Messenger di Linux

Kamis, 13 September 2007

Tutorial Vmware


Salah satu cara "aman" untuk mencoba Linux adalah dengan menggunakan aplikasi simulator di komputer kita. Aplikasi ini memungkinkan kita untuk membuat "komputer" di dalam komputer. Bagaimana itu? Intinya adalah mensimulasikan komputer lengkap dengan hardware dan sistem operasi yang kita ingin jalankan. Dengan aplikasi ini juga kita dapat membuat sebuah jaringan hanya dengan satu komputer. Asyik kan? Memang ini tools pada awalnya banyak digunakan untuk riset jaringan / sistem operasi tanpa "mengganggu" sistem operasi yang sudah berjalan.

Diantara sekian banyak aplikasi sejenis, vmware adalah salah satu yang terkenal. Aplikasi ini dapat Anda jalankan dari Windows. Anda dapat meng-emulasi sistem operasi Mac OS, Linux, SOlaris lengkap beserta setting jaringannya. Pokoknya cocoklah buat Anda yang ingin mencoba2 banyak sistem operasi di komputer Anda. Satu hal yang perlu diingat adalah kebutuhan resource untuk menjalankan aplikasi ini lumayan tinggi karena harus menjalankan 2 atau lebih sistem operasi dalam waktu yang bersamaan.

Berikut ini ada tutorial cara install dan setting vmware untuk debian Sarge dan Opensuse 10.1:

1. Cara install Vmware di Debian Sarge

2. Cara install Vmware di Opensuse 10.1

Selamat mencoba...

Senin, 10 September 2007

Tutorial Partisi Harddisk di Linux


Salah satu "hambatan terbesar" ketika akan meng-install linux adalah proses partisi harddisk. Mengapa bisa begitu? Terlebih lagi jika kita tidak ingin menyingkirkan OS kita yang "lama". Atau mungkin juga kekhawatiran hilangnya data-data penting di harddisk kita.

Sebenarnya proses partisi harddisk sangat lah mudah, cuma kita harus memahami "peta" dan "logika" dari harddisk di Linux. 2 Hal itu adalah pokok, jika sudah dikuasai, yakin lah proses partisi tidaka akan menyulitkan.

Berikut ini ada satu artikel dari majalah Chip yang sangat kami rekomendasikan untuk Anda baca jika ingin memahami lebih jauh tentang partisi harddisk. Keterangan tentang proses partisi diberikan cukup lengkap dan enak dipahami.

Manajemen Hard Disk di Linux - Partisi Hard Disk dengan Parted by Majalah Chip

Kabar gembira buat pengguna Linux saat ini adalah banyaknya aplikasi dan distro yang disediakan khusus untuk partisi harddisk, tampilannya sudah GUI sehingga memudahkan, salah satunya adalah distro ini.

Minggu, 09 September 2007

Kembalikan GRUB ku!


Sebagian dari kita mungkin sudah 100% pengguna Linux (tidak ada OS lain selain Linux di komputer / notebook), sebagian lagi mungkin masih Linuxer Gado-gado (memilih menggabungkan Linux dan Windows). Hal ini sudah dapat dimaklumi karena memang keduanya bisa jadi saling melengkapi, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Masalah yang sering timbul ketika menyandingkan 2 OS adalah "rusak"nya salah satu OS (yang mana hayoo?) yang biasanya mengakibatkan komputer gagal booting. Apa sebabnya? Sebenernya sederhana, hal itu cuma permasalahan boot loader aja. Tidak perlu menjadi seorang "master" linux untuk dapat mengatasi hal ini. Berikut ini ada satu tips dari rekan kita (banyak ya rekannya) untuk memperbaiki boot loader (Grub) Ubuntu akibat install ulang Windows.

Tips berikut akan mengembalikan bootloader Ubuntu yang hilang, akibat installasi ulang system windows. atau karena kurang ramahnya windows terhadap system lain. heheheh… :)

=======================================

boot dengan Ubuntu live cd lalu buka terminal, ketikan perintah berikut

sudo grub

kamu akan masuk ke menu grub.

find /boot/grub/stage1

Perintah diatas akan menunjukan lokasi dimana posisi grub kamu sebelumnya

root (hd*,*)

ganti tanda bintang dengan lokasi yang ditemukan pada perintah sebelumnya

setup (hd0)

perintah diatas akan menimpa konfirurasi MBR sebelumnya (windows).

untuk keluar dari menu grub, ketik perintah berikut

quite

Reboot komputer kamu

=======================================
Selamat mencoba....

Sabtu, 08 September 2007

Install Mikrotik RouterOS V 2.9


Kalau tulisan kemarin mengangkat distro IPCop "Bad Packets Stop Here" sebagai piranti firewall bagi jaringan Anda, tulisan kali ini mengangkat distro spesialis "Router". Distro yang diulas adalah Mikrotik RouterOS V2.9.

Fungsi dari Router itu sendiri adalah sebagai firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan banyak lagi. Kebutuhan komputer untuk router ini tidak terlalu tinggi, cukup komputer dengan spek middle-end sudah lebih dari cukup.

Step-by-step tutorial install ini ditulis oleh salah satu rekan kita Ahriyan Ibrahim yang bekerja di PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) di blog rekan kita www.vavai.com. Thanks to both of them!

Berikut ini link-nya:

Tutorial Instalasi Mikrotik RouterOS V 2.9


Atau jika Anda menginginkan reference manual resmi dari Mikrotik (format PDF), berikut ini link-nya:

MikroTik RouterOS™ v2.9

Kamis, 06 September 2007

Tutorial Install IPCop


IPCop Linux is a complete Linux Distribution. Its sole purpose in life is to protect the network that it is installed on. By implementing existing technology, outstanding new technology and secure programming practices, IPCop is the Linux Distribution for those wanting to keep their computers/networks safe and sound.


IPCop memang terkenal sebagai spesialis dalam melindungi jaringan. Ukurannya yang kecil (kurang dari 100MB), administrasi yang simpel (web-based network administration) membuat penggemarnya memberikan nilai plus tersendiri diantara sederet distro lain yang mempunyai fungsi yang sama yakni sebagai firewall.

Versi terakhir distro ini adalah 1.4.16 yang dirilis 18 Juli 2007 lalu (sumber Distrowatch.com). Anda tertarik mempelajari? Berikut ini tutorial dalam bentuk PDF File.

1. IPCop v1.4.0 Installation Manual
2. IPCop Quick Start

Silakan unduh dan baca-baca... dijamin tambah pinter deh...

Padanan Software Microsoft WIndows di Linux


Kenyataan bahwa Open Source belum begitu familiar di masyarakat kita adalah benar adanya. Maklum saja, jika dibandingkan dengan MS Windows, memang Linux "umurnya" jauh lebih muda. Wajar jika banyak pertanyaan muncul terkait dengan apa itu Linux? Bagaimana sejarahnya? Mungkinkah saya beralih dari OS lama ke Linux? Apakah Linux dan Open Source dapat diandalkan untuk mendampingi mengerjakan pekerjaan sehari-hari di kantor/rumah? Dan seabrek pertanyaan lainnya.

Semua pertanyaan itu muncul sebenarnya dikarekan kekurangtahuan saja. Referensi yang cukup dan komunikasi yang efektif dapat menjembatani "kekurangtahuan" masyarakat terhadap dunia Linux dan Open Source. Posting kali ini juga dalam rangka menjembatani gap tersebut, yakni tentang padanan aplikasi Windows di Linux. Pada kenyataannya memang ini pertanyaan yang sangat dasar, sehingga tidak heran jika penulis sering sekali ditanya hal satu ini. Bahkan penulis sempat mencetak tabel padanan aplikasi Linux-Windows tersebut sehingga ketika ada pertanyaan muncul, cukup sodorkan tabel tersebut, biar mereka gandakan sendiri dan pelajari di rumah.

Sumber asli dari tabel padanan ini didapat dari tulisan Valery V. Kachurov yang kemudian disadur ulang oleh Romi Satrio Wahono (juragan Ilmukomputer.com). Untuk mempelajari lebih jauh, silakan download tulisan tersebut di:

romi-padananaplikasiwindowsdilinux.pdf


Umur muda bukan berarti Linux tidak memiliki daya saing ke depan, justru umur muda ini seharusnya identik dengan gebrakan-gebarakan yang selalu dimunculkan setiap saat dan dinamis. Diperlukan terobosan cerdik dan tepat sasaran guna menggugah keingintahuan masyarakat terhadap Linux dan Open Source. Mari berjuang bersama!

Posting terkait:
1. Linux yang mirip XP

Senin, 03 September 2007

Belajar the Gimp


Siapa tidak kenal Adobe Photoshop? Memang software satu ini sangat akrab kita dengar utamanya bagi penggemar atau pekerja profesional di bidang olah gambar. Fitur dan plugin-plugins yang lengkap membuat software ini masih menjadi "raja" di kalangannya.

Namun artikel ini tidak akan membahas tentang Photoshop (karena memang belum support Linux), melainkan akan menampilkan ulasan "the Gimp", software "unggulan" Linux di bidang digital imaging. Bagaimana performansi antara the Gimp dengan Photoshop? Silakan coba dan simpulkan sendiri...

Ada beberapa referensi menarik (dan gratis) yang bisa Anda jadikan rujukan untuk mempelajari aplikasi ini. Berikut ini salah satu (eh salah banyaknya):

1. Gimp User Manual
2. GIMP Demonstration and Tutorial
3. Using GIMP, Image and Photo Editor
4. Exploring GIMP
5. The Gimp Tutorial
6. The Gimp 2.0 By Aaron Russell 2004
7. Learning GIMP - Create Userbar for Forum Signature
8. Touring The GIMP: The GNU Image Manipulation Program
9. The Gimp Cheat Sheet
10. Gimp Quick Reference Card v.1.0

Belajar Command Line di Linux Console


Hare Genee masih berkutat dengan layar hitam-putih? Eittss nanti dulu, ada seni dan kepuasan tersendiri bagi mereka yang sudah menguasai perintah dasar di konsol Linux, terutama kalau Anda yang bercita-cita menjadi Admin jaringan (Network Administrator), penguasaan materi ini adalah kebutuhan dasar bagi Anda.

Berikut ini ada satu kawan kita yang memberikan tutorial perintah-perintah dasar CLI di Linux. Jalankan terminal favorit Anda atau pencet Ctrl+Alt+(F1-F6) dan mulailah eksperimen...

Basic Commad For Linux Perintah Dasar di Linux: PART I
Basic Command For Linux Perintah Dasar di linux PART II
Basic Command For Linux Perintah dasar di Linux PART III


O iya, selain belajar command line, masih ada banyak tutorial yang bisa dipelajari di blog kawan kita tersebut, jadi tunggu apa lagi? Another one million dollars reference we can get there for free... :)

Minggu, 02 September 2007

Panduan Install Vector Linux dengan Screenshot


Barusan "jalan2" dari Linux-Tip.NeT, eh ada artikel bagus tentang tutorial install Vector Linux. Berhubung ini distro favorit penulis, langsung saja saya bagi berita gembira ini, siapa tau ada yang tertular "kepincut" mencoba si Gesit Vector ini. O iya, tutorial ini dilengkapi screenshot sehingga lebih memudahkan bagi Anda.

Versi yang digunakan dalam panduan instalasi tersebut adalah Vector Linux 5.8 (Standard Gold). Fitur dan kebutuhan hardware untuk instalasi dapat Anda baca dari sini, untuk ISO dapat Anda unduh dari sini.

Berikut ini linknya:

Step-by-step Vector Linux 5.8 (Standard Gold) Installation


Selamat Menginstall..

NB: Jangan Heran Kalau di Sela-sela instalasi ada kalimat-kalimat aneh yang bikin "jengkel" sekaligus ketawa sendiri.... :)

Postingan Terkait:
1. Dis is Ma Screenshot, Where is Yours?

Tutorial Instal Linux


Kesadaran akan pentingnya Undang-undang Hak Cipta di masyarakat harus terus ditingkatkan, baik itu di level individu, korporasi maupun institusi pemerintah. Hal ini penting untuk menjaga agar citra Indonesia di mata dunia tidak semakin terpuruk. Salah satu bidang yang seringkali disorot adalah maraknya pembajakan software (meskipun bidang lain masih banyak). Apa sebabnya? Banyak dan kompleks! dan tentu saja tidak akan kita bahas disini (tanyakan saja ke diri kita masing-masing).

Penggunaan Open Source Software adalah alternatif ampuh dan murah untuk menanggulangi maraknya pembajakan software di negeri ini. Yang menjadi masalah utama adalah stigma yang selama ini melekat di masyarakat bahwa Linux itu sulit, gak user friendly, mainan techno geek dan sederet "label" miring yang membuat masyarakat takut untuk mencoba. Iya.. takut mencoba! Padahal cuma itu yang diperlukan... "mencoba"... Setelah mencoba barulah silaken memberikan komentar dan penilaian masing-masing. Jangan hanya berdasar kata teman atau kabar burung tanpa ada usaha untuk cek & ricek atau riset terlebih dahulu. Tanpa disadari Mozilla Firefox yang selama ini digunakan untuk browsing adalah produk Open source, Open Office yang sekarang jadi favorit office apps di warnet juga produk Open Source dan sederet aplikasi lain yang sudah menjadi "bagian" dari aktivitas kita sehari-hari.

Referensi untuk belajar Linux sangat mudah ditemui di Internet (tidak ada alasan mahal dan sulit), bahkan lebih mudah dan lebih murah jika dibanding sistem proprietary karena referensi ini pun sebagian besar lisensi yang dipakai adalah GPL. Silakan cari "keyword" yang ingin Anda cari dan voilaaa... muncullah beribu-ribu bacaan yang bisa Anda unduh secara bebas dan baca-baca di rumah.

Berikut ini ada 1 referensi menarik dari kami, Judulnya

"The Easiest Linux Guide You'll Ever Read: An Introduction to Linux for Windows users by Scott Morris"


Isi dari ebook ini adalah dasar-dasar Linux dan Open Source, Tutorial Install Linux dengan Screenshot jadi lebih memudahkan bagi pengguna baru. Distro yang dipakai dalam tutorial ini adalah Opensuse 10.1, namun Anda dapat menggunakan acuan ini untuk install distro lain yang menjadi favorit Anda. Jadi silakan diunduh dan dibaca...

The Easiest Linux Guide You'll Ever Read: An Introduction to Linux for Windows

Detil File : July 29, 2006 6Mb (100+ pages)
Sumber : http://theseoconsultant.com/suseblog_img/easiest_linux_guide_ever.pdf

Postingan Terkait:
1. Daftar Linux Mirror di Indonesia
2. Surf the Net with GPRS Connection for Ubuntu 7.04 Feisty Fawn
3. Tutorial Compress File di Linux
4. LINUX UNTUK PENGGUNA LAPTOP
5. Video Tutorial Instalasi Dual Boot Ubuntu dengan Windows

Kamis, 30 Agustus 2007

Daftar Linux Mirror di Indonesia

Ingin upgrade paket Linux Anda tapi nggak ingin download semua dari awal? Kalau Anda beruntung mempunyai CD/DVD repository dari distro yang Anda gunakan, tentunya hal ini tidak akan menjadi persoalan. Namun bagaimana jika tidak punya CD/DVD repo? Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah menyambungkan PC Anda ke Internet dan mulai upgrade paket-paket yang Anda inginkan satu persatu. Tentu saja bagi sebagian besar kita ini jelas membutuhkan "pengorbanan" biaya yang tidak sedikit karena tarif bandwith di Indonesia masih mahal (semoga tidak bertambah mahal seperti polemik kenaikan tarif tol, tarif BBM, tarif listrik, telepon dst...).

Adakah cara untuk meminimalisir "pengorbanan" itu? Ada tapi tidak untuk menghilangkan. Untuk itulah tujuan dibuatnya situs mirror di Indonesia. Dengan adanya mirror lokal tentu kecepatan upgrade lebih kenceng dan biaya yang diperlukan pun tidak semahal jika harus "memanggil" paket dari mirror luar negeri. Terima kasih buat pendiri situs-situs mirror di Indonesia, Indonesia sebagai barometer open source dunia...

Beberapa distro besar sudah di-mirror di Indonesia, seperti
* Centos
* Debian
* Debian Security
* Eclipse
* Fedora
* Gentoo
* Gentoo Portage
* GNOME
* GNU
* IGOS Nusantara
* KDE
* Kernel Linux
* Linux From Scratch
* Mandriva
* Mozilla
* MySQL
* OpenOffice.org
* OpenSUSE
* OpenSUSE Packman
* OpenSUSE Guru
* PCLinuxOS
* Postgresql
* Slackware
* Ubuntu

Untuk distro lain, bersabarlah kawan-kawan kita masih berjuang untuk itu...

Berikut ini daftar situs mirror di Indonesia

* KAMBING.ui.edu – Sumber F/OSS (Free/Open Source Software).
* bebas.vLSM.org – Sumber dokumen bebas.
* tuma.vLSM.org – WIKI dokumen teknis yang berhubungan dengan F/OSS
* komo.vLSM.org – IDC.
* kuya.vLSM.org – 3WSI.
* cacing.vLSM.org – Indika.NET.
* kebo.vLSM.org – ITS.


Comment:
Btw, namanya lucu-lucu ya?? ada kambing, tumo, komo, cacing, kuya, kebo, serasa di kebun binatang aja...

Happy mirroring ....

Rabu, 29 Agustus 2007

Surf the Net with GPRS Connection for Ubuntu 7.04 Feisty Fawn

GPRS connection with linux? Why not? My friend did it! It's your turn now... Read this full article for complete step-by-step tutorial Connecting Ubuntu Linux with GPRS Modem

Salah satu keraguan ketika akan pake Ubuntu adalah kelancaran pada koneksi menggunakan GPRS, karena koneksi utama saya adalah GPRS. Mmmm..ternyata tidak begitu sulit, cukup menggunakan wvdial ato kppp bisa dial-up GPRS dengan mudah, meskipun awalnya ada beberapa kendala. Kadang KPPP belum mengenali lokasi modem.

Read the rest...

Selasa, 07 Agustus 2007

Tutorial Compress File di Linux

Bahasa keren dari judul di atas adalah "Using Archives in Linux". Jadi jika Anda ingin menggali lebih jauh tentang tema ini silakan gunakan keyword di atas, namun ingat pasti hasil search berbahasa "linggis" semua :).

Kembali ke topik, pada dasarnya banyak sekali jenis kompresi yang ada di muka bumi ini, dua diantara yang paling terkenal adalah .zip dan .rar. Kenapa yang terkenal hanya dua itu? Karena sebagian besar penduduk di muka bumi ini masih memakai Windows, dan jenis kompresi yang paling sering "dieksploitasi" ya 2 itu. Padahal Windows sendiri sebenarnya juga mengenal jenis kompresi lain, seperti tar, gzip, bzip2 dan lain sebagainya.

Apa manfaat yang akan didapat kalau melakukan kompresi terhadap file/direktori kita? Yang jelas, menurut hemat penulis, file yang terkompress akan: (1) Tidak memakan space di harddisk; (2) Mudah dalam organisir; (3) Kalau sering bekerja dengan mail attachment tentu akan jauh lebih memudahkan daripada harus attach satu persatu.

Untuk tutorial kali ini, tutorial akan "dibatasi" pada perintah command line saja, biar tulisan ini tidak terlalu panjang dan lebar, kasihan yang baca. Untuk tampilan GUI, silakan melakukan searching di Google dengan keyword yang sudah disebutkan di atas. Kenapa "command line"? It's a Linux anyway.. Ya nggak? Justru disini asyiknya Linux, cukup bekerja dari console untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari kita.
Ringan, Cepat, dan Keren :)

Utility yang akan digunakan kali ini adalah Gzip, Tar, Bzip2, Zip dan Rar.

1. Gzip (GNU Zip)

Gzip hanya dapat digunakan untuk compress satu file saja, tidak untuk compress folder atau direktori. Ekstensi dari Gzip adalah .gz. Semisal Anda ingin compress file yang bernama filename.ext, maka perintahnya adalah sebagai berikut:

gzip filename.ext


Perintah ini akan menciptakan file baru dengan nama filename.gz dan akan mengganti file asli (filename.ext) menjadi filename.ext.gz. Semua atribut dari file tidak akan berubah, sama seperti aslinya. Level kompresi dapat diubah sesuai dengan keinginan kita, antara 1 (proses kompresi cepat tapi perbedaan ukuran tidak terlalu signifikan) sampai 9 (agak lambat namun ukuran bisa ditekan seminimal mungkin).
Secara default Gzip akan melakukan kompresi pada level 6. Perintahnya adalah sebagai berikut:

gzip -1 filename.ext


kompresi level 1

gzip -9 filename.ext


Kompresi level 9

gzip filename.ext


kompresi level 6 (default)

Untuk kinerja, seperti kebanyakan utiliti kompresi lain, Gzip akan bisa bekerja optimal untuk file dengan ekstensi txt, doc, bmp namun kurang bagus untuk kompresi jpg, png, mp3 dimana file-file tersebut memang sudah dalam bentuk kompresi.

Untuk dekompresi, lakukan perintah

gzip -d atau gunzip


Secara default ekstensi memang .gz namun sebenarnya Anda dapat menciptakan ekstensi sendiri, dengan menambahkan opsi -S misalnya:

gzip -S .x filename.ext akan menciptakan archive dengan nama filename.ext.x

2. tar ( Tape archiver )

Tar ini sebenarnya bukan utiliti file compression, namun hanya berfungsi sebagai "combiner" atau penggabung dari beberapa file atau direktori, nantinya bisa dikompress dengan menggunakan utiliti gzip atau bzip2 atau lainnya. Contoh perintahnya adalah:

tar -cvf file.tar file1 file2 file3 file4


Perintah ini akan menggabungkan file1 file2 file3 dan file4 kedalam satu file bernama file.tar, opsi -f berarti opsi pertama digunakan sebagai nama file, opsi -c berarti memberi perintah "tar" untuk membuat archive dan opsi -v berarti memberi perintah "tar" untuk menampilkan proses ke monitor kita.

tar -cvf file.tar file1.tar file/


Perintah ini akan menciptakan archive baru dengan nama file.tar dengan file1.tar dan subdirektori "file/" sebagai isinya.

tar -cvzf file.tar.gz file1 file2 file3 file/


Perintah ini sudah bersifat gabungan antara "joining" file dengan "compressing" file, arti dari perintah di atas adalah gabungkan file1 file2 file3 dan subdirektori file/ menjadi file.tar dan kompress hasil dari proses penggabungan tersebut menjadi file.tar.gz

tar -cvjf file.tar.bz2 file1 file2 file3 file/


Perintah ini sama artinya dengan perintah di atas namun utiliti yang digunakan untuk kompresi adalah bzip2 sehingga nama file file.tar.bz2

tar -xvf file.tar


Kebalikannya, perintah di atas adalah untuk proses ekstraksi dari file yang sudah di kompress, dalam hal ini file.tar.

tar -xvjf file.tar.bz2


Perintah di atas akan meng-ekstrak semua file yang ada didalam file.tar.bz2.

tar -xvzf file.tar.gz


Perintah di atas akan meng-ekstrak semua file yang ada di file.tar.gz

Jika Anda sudah membuat file.tar dan ingin menambahkan file atau folder ke dalamnya, gunakan perintah berikut ini:

tar -rf file.tar file(s)


3. Bzip2

Bzip2 pada dasarnya mirip dengan utiliti gzip namun dalam hal kualitas kompresi lebih unggul. Ekstensi default adalah .bz2, untuk cara penggunaannya sama dengan gzip namun ada beberapa fasilitas tambahan yang tidak akan ditemukan di gzip, diantaranya:

bzip2 -k filename.ext


Perintah ini akan membuat archive filname.txt dan juga membuat copy dari file aslinya, tidak seperti gzip yang me-replace file aslinya. Level kompresi antara 1 sampai 9 (maksimum).

Untuk ekstrak gunakan perintah bzip2 -d atau gunakan utiliti bunzip2.

4. RAR

RAR adalah termasuk jenis kompresi yang sudah banyak dikenal orang saat ini, terutama jika Anda pelanggan rapidshare, hampir semua file ber-ekstensi-kan rar. Utiliti ini tersedia untuk Linux dan Windows dapat di-download dari http://www.rarsoft.com/, salah satu faktor yang membuat terkenal adalah kemampuannya
dalam kompresi cukup tinggi dibanding utiliti lain. Jika ingin menggunakan utiliti ini Anda harus install sendiri karena tidak disertakan secara default di hampir semua distribusi Linux (masalah open source dan lisensi).

Berikut ini contoh-contoh penggunaan utiliti rar:

Untuk ekstrak sebuah file (misal xxx.rar) gunakan perintah berikut

rar e xxx.rar


Jika ingin ekstrak file tertentu saja, ketikkan perintah dibawah ini:

rar e filename.rar file-to-be-extracted


Di mana filename.rar adalah file yang akan di-ekstrak dan file-to-be-extracted adalah file yang ada di dalam filename.rar yang ingin Anda ekstrak.

Untuk kompresi menggunakan utiliti rar, gunakan perintah berikut:

rar a file


dimana file adalah nama archive yang ingin diciptakan.

Jika nama file sudah ada, maka file baru tersebut akan ditambahkan ke dalam archive yang sudah ada dan isi dari archive sebelumnya tidak akan hilang, hanya akan bertambah. Dan jika nama file yang ditambahkan sudah ada (sama) maka file lama yang di archive akan di-replace/over-written.

Untuk kompress file dan direktori tertentu, ketikkan perintah berikut:

rar a file /path-to-directory-you-want-to-archive


Untuk melihat file yang terdapat dalam sebuah archive, ketikkan perintah berikut:

rar l archive.rar or rar v archive.rar


Jika RAR tidak dapat meng-ekstrak sebuah file dengan benar, Anda dapat me-repair file archive dengan perintah berikut:

rar r archive.rar


5. zip

Zip merupakan format kompresi yang paling terkenal, banyak sekali aplikasi/software yang berfungsi untuk handling kompresi jenis ini, mulai dari winzip (untuk windows) sampai Zip zip lainnya.

Untuk melakukan kompresi, ketikkan perintah berikut:

zip a archive file-to-be-archived


Untuk kompres sebuah direktori beserta seluruh isinya, ketikka perintah berikut

zip -R archive


Untuk kompres sebuah direktori beserta subdirektori yang ada didalamnya gunakan perintah berikut:

zip -r archive directory


Untuk melakukan ekstraksi isi "archive", ke lokasi directory-location, gunakan perintah berikut:

unzip archive -d directory-location


Perintah ini digunakan untuk tes integrity dari file zip yang kita punya.

zip -t archive


Anda dapat mengunduh utiliti zip ini dari link berikut ini:
PKZip: http://www.pkzip.org/shareware/pkzip_unix.html

Sumber Tulisan:LinuxOnDesktop

Search this Site

Google